You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pkl kramatjati nur
photo Nurito - Beritajakarta.id

PKL Langgar Aturan di Kramat Jati Ditertibkan

Sebanyak 50 personel gabungan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam penertiban tersebut, delapan PKL diberikan peringatan tertulis, sedangkan empat di antaranya mendapat kartu kuning sebagai bentuk peringatan tegas.

"Berjualan di atas trotoar"

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kramat Jati, Endharwanto mengatakan, lokasi penertiban meliputi Jalan Raya Bogor, Jalan Mayjen Sutoyo, Jalan MT Haryono, dan Jalan Dewi Sartika.

Penertiban PKL Langgar Aturan di Jalan Raya Bogor Diintensifkan

"Langsung kita tertibkan hari ini karena masih banyak yang nekat berjualan di atas trotoar dan melanggar ketertiban umum," ujarnya, Kamis (29/10).

Endharwanto menjelaskan, penindakan dilakukan untuk menegakkan ketertiban umum sekaligus mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas bagi pejalan kaki.

Selain memberikan peringatan tertulis, petugas juga mengamankan berbagai sarana pendukung aktivitas berdagang yang ditinggalkan di atas trotoar. 

"Barang-barang tersebut meliputi terpal, kursi, meja, peti, kayu bekas, dan perlengkapan lainnya. Seluruh barang yang diamankan diangkut menggunakan truk Satpol PP untuk dibawa ke gudang di Cakung," terangnya.

Menurutnya, penertiban tersebut melibatkan sekitar 50 personel gabungan yang terdiri dsri unsur Satpol PP tingkat kecamatan dan kelurahan, Babinsa, Bimaspol, Suku Dinas Sosial, Suku Dinas Perhubungan, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta Satgas Bina Marga.

"Secara keseluruhan penertiban berjalan lancar. Meski sempat ada penolakan dari PKL, semua dapat diselesaikan," imbuhnya.

Endharwanto mengimbau para pedagang agar tidak lagi menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan. Ia meminta PKL memanfaatkan lokasi berdagang yang semestinya agar tidak mengganggu akses pejalan kaki maupun ketertiban umum.

"Mari sama-sama kita menjaga fasilitas umum untuk kenyamanan dan keamanan bersama. Trotoar ini diperuntukkan bagi pejalan kaki, bukan untuk berjualan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

    access_time04-11-2026 remove_red_eye36929 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

    access_time05-11-2026 remove_red_eye25055 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3960 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

    access_time04-11-2026 remove_red_eye2764 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Waduk Kampung Rambutan 1 Bakal Jadi Ruang Terbuka Multifungsi

    access_time06-11-2026 remove_red_eye1597 personAldi Geri Lumban Tobing